Karet Pada Pipa dan Sambungan – 081217885858 (WA)

Karet Pada Pipa dan Sambungan – 081217885858 (WA)

Dalam dunia perpipaan, banyak metode yang digunakan untuk penyambungan pipa seperti penyambungan dengan lem (solvent cement), ulir (mechanical Joint), pemanasan (Heat fusion) dan karet (Rubber Ring Joint). Metode penyambungan yang paling mudah adalah Rubber Ring Joint dikarenakan pada saat penyambungan tidak membutuhkan listrik, keahlian khusus dan tidak banyak membutuhkan peralatan. Sesuai namanya sambungan pipa ini hanya mengandalkan cincin karet yang terdapat pada socket pipa sebagai perekat antar sambungan pipa PVC. Karet sebagai sambungannya pun tidak membutuhkan lem, hanya perlu dioles pelumas berbahan dasar air agar mempermudah dalam pemasangan

Tahukah anda karet yang digunakan di dalam pipa atau sambungan merupakan karet sintetis? Bahan baku karet terbagi menjadi dua yaitu bahan baku dari karet alami yang berasal dari getah pohon karet dan bahan baku dari karet sintetis (buatan) yang berasal dari minyak bumi, batubara, gas alam, minyak dan atau acetylene. Dengan semakin berkembangnya kebutuhan manusia dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan maka pengembangan karet sintetis sangat dibutuhkan untuk menggantikan karet alami yang dirasakan memiliki keterbatasan pada karakteristiknya seperti tidak tahan terhadap suhu tinggi, tidak tahan cuaca, tidak tahan bahan kimia dll. Maka dari itu banyak barang jadi menggunakan karet sintetis termasuk karet di dalam pipa maupun sambungan pipa di dunia. Ada beberapa jenis karet yang digunakan untuk pipa dan sambungan seperti SBR (Styrene Butadiene Rubber), IIR (Isobutene Isoprene Rubber), NBR (Nytrile Butadiene Rubber), EPDM dll.

SBR (Styrene Butadiene Rubber)

Karet yang biasa digunakan pada pipa dan sambungan adalah SBR (Styrene Butadiene Rubber). Karet jenis ini mempunyai ketahanan kikis yang baik dan juga panas atau kalor yang ditimbulkan tergolong rendah. Tetapi SBR yang tidak diberikan tambahan bahan penguat mempunyai kekuatan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan vulkanisir karet alam. SBR sebagai salah satu jenis polimer yang paling banyak diproduksi dan digunakan di dunia sekarang ini merupakan salah satu jenis polimer sintetik yang dikembangkan untuk pemenuhan kebutuhan karet yang tidak bisa dicukupi dengan karet alami.